Kamis, 08 Desember 2011

Pemprov Sulsel dan Bali bekerja sama

Pemprov Sulsel dan Bali bekerja sama dalam memperkenalkan keunggulan objek wisata daerah masing-masing, melalui program Bali and Beyond. Dalam kerja sama itu, Bali bersedia mengenalkan Toraja dan Takabonerate kepada wisatawan mancanegara.

Hasilnya, sejak kerja sama ini sepakati, wisman yang berkunjung ke Bali mulai melirik Toraja dan objek wisata lain di Sulsel. Mereka rata-rata yang telah berkunjung ke daerah tersebut terpesona oleh ritual adat rambu solo. Namun, mereka mengeluhkan infrastruktur dan fasilitas pendukung perjalanan yang dianggap kurang diperhatikan pemerintah daerah.

Terutama, wisatawan yang berkunjung ke Toraja melalui darat.Padahal, jarak tempuh dari Makassar membutuhkan waktu 6-8 jam. “Mereka mengeluhkan jarak tempuh yang lama.Ini yang semestinya dibuatkan solusi pemerintah setempat,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata Bali I Gusti Ambani saat menerima rombongan Studi Banding Humas dan Dokumentasi DPRD Sulsel di Kantor Dinas Pariwisata Bali kemarin.

Atas keluhan itu,dia menyarankan, agar pemerintah setempat bisa membuat fasilitas pendukung untuk memanjakan wisatawan selama perjalanan. Seperti membuat tempat khusus cindramata khas masing-masing daerah, dan menata tempat wisata yang dilalui wisatawan ke Toraja. Selain fasilitas pendukung tersebut, Dinas Pariwisata Sulsel dianggap kurang memanfaatkan kerja sama promosi wisata lintas daerah.

Sebab, pascakerjasama tersebut, Sulsel dinilai kurang pro aktif menindaklanjutinya. Padahal, Pemprov Bali setiap saat menyediakan tempat khusus di daerah yang sering dipadati wisatawan, yakni di Kuta Bali untuk mempromosikan potensi dan objek wisata Sulsel. “Silakan promosi dan bagi brosurnya di sana.Itu tidak ada biaya.

Seharusnya itu dimanfaatkan. Karena kalau kami mau urusi teknisnya, tentu tak bisa,”terang I Gusti Ambani. Kendati demikian, pihaknya tetap mengapresiasi Pemprov Sulsel yang telah mempromosikan potensi wisatanya di Bali. Seperti, menggelar pameran kerajinan tangan sutera dan cinderamata lainnya.
READ MORE ~>> Pemprov Sulsel dan Bali bekerja sama

Jumat, 18 November 2011

Tips Foursquare

Bagaimana jika Anda ingin online di tempat yang baru dan asing bagi anda, tapi tidak mengetahui wifi/hostspot di tempat tersebut? Pasti Anda akan merasa putus asa karena tidak mendapatkan password. Lalu, apa yang harud dilakukan?

Anda perlu mencoba tips Foursquare untuk menemukan password suatu hotspot terdekat. Dengan 4sqwifi, sebuah aplikasi di iPhone, Anda dapat mencari password dengan mudah, sehingga tidak harus terus browsing untuk dapat menemukan sinyal wifi gratisan.

Anda cukup membuka aplikasi tersebut, maka akan muncul tampilan daftar venue Foursquare terdekat. Aplikasi kemudian menyeleksi venue yang mempunyai wifi password. Dalam teorinya, aplikasi ini akan mudah dalam menemukan password di venue terdekat, sehingga bisa langsung online.

Ada beberapa faktor yang membuat aplikasi ini belum sempurna, yaitu sumber data. Karena password dapat berubah, dan informasi yang di-share ke pengguna Foursquare tidak up-to-date. Bagaimana pun ini lebih baik daripada tidak dapat online sama sekali. Selain itu, aplikasi ini juga akan menampilkan tips dari Foursquare, tentang keluhan terhadap tempat yang tidak ada wifi-nya.

Walau terkadang, menggunakan hotspot tanpa izin pemilik memang sedikit tidak sopan, tapi informasi yang di-share di Foursquare ini menyebabkan wifi mudah diakses. 4sqwifi merupakan aplikasi yang mudah dan jelas bermanfaat.
READ MORE ~>> Tips Foursquare

Minggu, 06 November 2011

Arsitek bangunan Pasar Cinde

Pasar Cinde dibangun pada 1958, pascakemerdekaan Indonesia. Arsitek bangunan Pasar Cinde adalah Herman Thomas Karsten (1884– 1945). Bangunan Pasar Cinde ini dirancang dengan struktur utama memakai konstruksi cendawan (paddestoel). Namun, pasar tersebut identik dengan sejarah kesultanan Palembang Darussalam.

Sebab, di tempat tersebut terdapat makam keluarga kesultanan, tepat berada di belakang bangunan Pasar Cinde. Di pemakaman ini terdapat makam sultan pertama dari Kesultanan Palembang Darussalam, yakni Kemas Hindi yang bergelar Pangeran Ratu Kemas Hindi Sri Susuhanan Abdurrahman Candiwalang Khalifatul Mukminin Sayidul Iman.

Setelah Keraton Kuto Gawang runtuh oleh serangan tentara VOC, Kemas Hindi memproklamasikan Kesultanan Palembang Darussalam dan melepaskan dari pengaruh Kerajaan Mataram dan Demak (1643–1651). Sebab, sebelumnya Kerajaan Islam Palembang sangat tunduk terhadap Demak dan Mataram karena para pendirinya,seperti Ki Gede Ing Suro, merupakan keturunan Raden Fatah, selaku pendiri Kesultanan Demak.

Kesultanan Palembang Darussalam yang didirikan Kemas Hindi bertahan sekitar 200 tahun,sebelum dibubarkan kolonial Belanda. Keberadaan kesultanan ini cukup berpengaruh dalam pengembangan ajaran Islam di Nusantara. Budayawan Palembang,Febri Al Lintani, mengungkapkan, keberadaan makam-makam tersebut hingga kini masih dijaga keluarga kesultanan yang masih hidup.

Dia menilai terjadi pergeseran budaya di masyarakat Palembang ketika Pasar Cinde menjadi bagian dari perekonomian masyarakat. “Pertama Pasar Cinde itu sebenarnya sudah dikenal sejak lama. Sebab, identik dengan loak dan sudah mengakar di masyarakat. Hingga warga tidak menghiraukan di tempat itu ada kuburan,”kata Febri. Pasar Cinde awalnya sebuah bangunan yang didirikan pemerintah selain Pasar 16 Ilir.

Di Pasar Cinde, terdapat perbedaan harga dan kualitas yang signifikan dengan pasar tradisional lainnya.“Dulunya Pasar 16 menjadi pasar tradisional modern pada masa itu. dan harga serta kualitasnya juga berbeda,”tambah Febri. Seiring perkembangan,Pasar Cinde menjadi ikon Palembang karena keunikan pasar yang menyediakan berbagai produk dalam serta luar negeri.

Bahkan, di pasar itu dapat ditemui berbagai produk bernilai sejarah. “Karena brand itu sudah melekat dari sisi kebudayaan, Cinde menjadi ikon budaya. Cinde adalah tempat perputaran ekonomi rakyat dengan komunitas berbeda dan membudaya di masyarakat Palembang,” kata dia.
READ MORE ~>> Arsitek bangunan Pasar Cinde

Senin, 17 Oktober 2011

SBY dijadwalkan mengumumkan hasil perombakan kabinet

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan mengumumkan hasil perombakan kabinetnya, Selasa 18 Oktober 2011 malam. Akan ada pencopotan dan penggeseran sejumlah menteri. SBY juga menambah sejumlah wakil menteri.

Sebelum diumumkan malam ini, rencana reshuffle yang dilakukan SBY ini telah menuai banyak kritik. Postur baru kabinet dinilai terlalu gemuk dengan penambahan wakil menteri itu. Selain itu, SBY juga dinilai sejumlah kalangan terlalu mendramatisir proses pergantian ini hingga menyedot begitu banyak energi.

Angota Dewan Pembina Partai Demokrat, Achmad Mubarok menjawab kritik-kritik itu. Menurut dia, SBY lebih mengetahui kebutuhan kabinetnya dari pada orang-orang yang rajin melempar kritik.

"Kan itu omongan pengamat. Beda dengan pemainnya yang tahu permasalahan, presiden yang lebih tahu," kata Mubarok kepada media massa. "Silakan saja kalau mau mengkritik, yang jelas presiden lebih tahu kebutuhan kabinetnya. Itu saja."

Mubarok juga membantah sejumlah analisis bahwa penambahan pos sejumlah wakil menteri membuat kinerja kabinet SBY menjadi lambat karena bertambahnya rantai birokrasi. Menurut dia, penunjukan wakil menteri oleh SBY, telah disesuaikan dengan kebutuhan di kementerian masing-masing.

Mubarok menegaskan bahwa Presiden SBY menjamin kinerja para wakil menteri itu tidak akan tumpang tindih dengan para menterinya. "Tugas wakil menteri hanya membantu menteri. Jadi justru akan lebih efektif karena hanya menangani bidangnya masing-masing," kata dia.

Selain itu, lanjut dia, pejabat wakil menteri itu tidak akan menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Karena, pejabat wakil menteri itu berasal dari pegawai di kementerian yang bersangkutan. "Kalau gaji cuma beda sedikit. Sudah dihitung itu," kata dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Pramono Anung mengatakan isu reshuffle yang mengemuka selama 1,5 bulan membuat energi masyarakat terkuras. "Ini sudah terlalu lama tidak segera diputuskan," kata Pramono, kemarin.

Sehingga, lanjut Pramono, masyarakat dibuat jenuhdengan isu reshuffle yang berkepanjangan itu. "Jadi orang tidak lagi melihat siapa menjadi apa, tetapi yang mereka tunggu sebenarnya adalah apakah nanti hasil rehuffle nanti performen pemerintah akan jadi lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya," kata dia.
READ MORE ~>> SBY dijadwalkan mengumumkan hasil perombakan kabinet

Jumat, 07 Oktober 2011

Ratusan petani

Ratusan petani, warga Desa Nusantara Jalur 27, Air Sugihan OKI, terancam gagal panen. Pasalnya, 1.200 hektare (ha) lahan pertanian mereka terancam digusur PT Selatan Agro Makmur Lestari (SAML). Menurut Koordinator Forum Petani Nusantara Anwar Sadat, sebanyak 1200 ha tanaman padi warga bakal hilang lantaran kehadiran PT SAML.

Alasannya, karena warga yang sudah menempati lokasi sejak 10 tahun lalu dianggap menempati lahan pertanian mereka. Tidak sedikit bentuk intimidasi yang dilakukan PT SAML untuk mengusir warga. Namun, warga memilih bertahan dan ingin memperjuangkan apa yang diusahakan sejak lama, kata dia saat dibincangi di Gedung DPRD Sumsel kemarin.

Direktur Walhi Sumsel itu mengatakan, selain menurunkan alat berat yang merusak tanaman padi, perusahaan itu juga melibatkan aparat untuk menakuti warga. Tujuannya agar bisa mengganggu kenyamanan penduduk, sehingga warga tersebut memilih pindah ke lokasi lain. Kami tahu negara melalui Undang-undang No 22 juga mengatur perlindungan lahan pangan berkelanjutan.

Itu sebabnya kami hadir dan mengadukan nasib ke Komisi II DPRD Sumsel dengan harapan bisa mendapatkan kembali lahan warga, tuturnya. Kemudian, sambung Sadat, hasil dari dengar pendapat di Pemprov Sumsel, yang dihadiri Kepala BPN (Badan Pertanahan Negara) Sumsel pada 26 September lalu, ternyata diketahui bahwa PT SAML tidak memiliki Hak Guna Usaha (HGU).

Sehingga Sadat yakin lahan yang sudah diusahakan warga secara turun menurut itu bisa di-enclave. Sementara, Sekretaris Forum Petani Nusantara Sukirman mengungkapkan, pada awalnya tanah tempat mereka hidup adalah Lahan APL (Areal Penggunaan Lain). Namun sejak tahun 1980, banyak warga yang datang dari Jawa dan mulai bercocok tanam di lahan areal APL yang banyak hama dan binatang buas. Akhirnya u lahan yang mereka sejak tahun 2005 itu menghasilkan.

Namun anehnya, ujar Anwar Sadat, pada 2007 turun izin prinsip PT SAML dan menurunkan alat berat saat padi sedang berisi. Kami sempat mengalami kerugian besar ketika alat beras merusak padi kami yang sedang bunting (berisi). Namun, kami sempat melakukan perlawanan demi mempertahankan padi kami, ungkap Sukirman.

Menyikapi permasalahan tersebut, Sekretaris Komisi II DPRD Sumsel Saifurrahman mengatakan, dewan sudah menerima keluhan yang disampaikan warga. Untuk itu dewan akan berusaha mewujudkan harapan petani di Air Sugihan OKI. Hal pertama yang akan kami lakukan yakni berkerja sama dengan Komisi I karena masih menyangkut lahan, kata dia. Namun, karena ini merupakan lahan pertanian tanaman pangan, Komisi II perlu ikut campur.

Sebab, akan sangat merugikan jika lahan pangan pertanianini berganti dengan lahan perkebunan. Terlebih bila melihat kondisi krisis pangan yang terjadi saat ini, katanya. Tentang intimidasi masih terus berlangsung, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu membenarkan masih kerap terjadi. Meskipun pada 2008–2009 sempat tidak ada intimidasi karena perusahaan tidak melakukan aktivitas, sejak 2010 sampai sekarang, terjadi lagi aktivitas sehingga mengganggu lahan warga.
READ MORE ~>> Ratusan petani

Rabu, 28 September 2011

Pekan Olahraga Pelajar Nasional

Ping dari Nggo Kontes untuk keyword Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah dalam topik Pekan Olahraga Pelajar Nasional.Cabang olahraga (cabor) judo yang akan bertanding di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XI tak mematok target tinggi. Sulawesi Selatan (Sulsel) hanya menargetkan kembali mengulang perolehan medali pada Popnas X.

Pada Popnas 2009 lalu, judo Sulsel mampu meraih satu perak dan dua perunggu. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel kembali hanya menargetkan perolehan medali yang sama untuk Popnas XI tahun ini. Meski demikian, Pelatih Judo Popnas Rosmini mengatakan pihaknya tetap optimistis akan mampu meraih hasil yang lebih maksimal nantinya.

Sulsel menyiapkan delapan atlet. Mereka terdiri atas empat atlet putra dan empat atlet putri. “Delapan judoka kami siapkan untuk kejuaraan ini. Target kami tetap sama seperti perolehan medali Popnas lalu,yakni satu perak dan dua perunggu. Namun, kami berharap dapat memperbaiki prestasi tersebut,” kata Rosmini.

Rosmini optimistis judo bisa berprestasi lebih baik.Hal ini dilandasi pada kekuatan atletnya saat ini.Pada Popnas XI nanti Sulsel mengandalkan tiga atlet yang sebelumnya pernah mendulang medali di kejuaraan nasional.Ketiga judoka tersebut adalah judoka putra Asrianto,Ridwan Manan,dan Putri Radiah.

“Ketiga atlet tersebut pernah mendulang medali di kejuaraan nasional judo junior di Malang, Maret lalu. Asrianto merebut perak dan dua atlet lainnya meraih perunggu,“ katanya. Terkait target yang tidak terlalu tinggi. Rosmini mengatakan, Sulsel memang tak memasang target yang terlalu tinggi. Pasalnya, kekuatan lawan saat ini kemungkinan meningkat dan sulit untuk diprediksi.

Apalagi, beberapa daerah lain,kata dia,menghadirkan pelatih asing. Beberapa daerah yang dianggap akan menjadi saingan berat Sulsel di antaranya DKI Jakarta dan Jawa Barat. Kedua daerah yang mampu menghadirkan pelatih asing ini diakui sulit untuk mengukur kemampuan atlet yang dimilikinya.

Selain itu, saat ini dua peraih medali Sulsel sebelumnya juga tak bisa ikut serta karena statusnya yang bukan lagi pelajar. Artinya, hanya Asroanto yang masih kembali bisa diturunkan di Popnas ini. Demikian catatan online Nggo Kontes yang berjudul Pekan Olahraga Pelajar Nasional.
READ MORE ~>> Pekan Olahraga Pelajar Nasional

Kamis, 22 September 2011

Sekitar 98% temuan Badan Pemeriksa Keuangan

Sekitar 98% temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulsel di Pemkot Palopo telah diselesaikan tim tindak lanjut yang dibentuk Wali Kota Palopo HPA Tenriadjeng. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Inspektorat Kota Palopo dalam kapasitasnya sebagai anggota tim tindak lanjut temuan BPK, Darmo Junaidi, dihadapan puluhan perwakilan mahasiswa yang berunjuk rasa di Kantor DPRD Palopo, kemarin. Dia menjelaskan, dari 20 temuan keuangan dan 64 temuan administrasi sesuai rekomendasi BPK, tersisa tiga temuan yang dalam tahap penyelesaian.

“Kota Palopo tercepat menyelesaikan temuan BPK di Sulsel,”kata Darmo. Darmo menjelaskan, tiga temuan BPK yang masih dalam tahap penyelesaian pengembalian keuangan daerah, sebagian besar telah disetor ke kas daerah.

Dari tiga temuan senilai Rp1 miliar, sekitar Rp500 juta telah dikembalikan ke kas daerah. “Laporan perbaikan administrasi dan pengembalian keuangan daerah sesuai rekomendasi BPK, telah dilaporkan tim tindak lanjut ke BPK,”ujarnya.

Darmo mencontohkan, beberapa item temuan keuangan daerah yang telah diselesaikan jajaran Pemkot Palopo sesuai rekomendasi BPK, seperti pengembalian dana pembebasan lahan sebesar Rp300 juta,dana bergulir Rp60 juta, berbagai item penyalahgunaan dana Bansos mencapai Rp1 miliar.

“Pengembalian dana ini sebagai bentuk itikad baik jajaran Pemkot Palopo untuk memperbaiki berbagai temuan BPK,” katanya. Puluhan mahasiswa tergabung dalam Koalisi Anti Korupsi (KOAR) Kota Palopo kembali berunjuk rasa di Kantor DPRD Palopo, sebagai lanjutan aksi pertama pada 12 September.

Aksi itu terkait desakan penuntasan berbagai temuan penyimpangan keuangan daerah dan administrasi sesuai Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Sulsel atas pengelolaan keuangan APBD Palopo 2010. Sebelum berorasi di Kantor Dewan, mahasiswa melakukan longmarch sepanjang 5 Km dari Kampus Universitas Andi Jemma (Unanda) Palopo ke DPRD.

Mahasiswa berorasi di sepanjang jalan menyoroti berbagai dugaan penyimpangan anggaran yang ditengarai melibatkan sejumlah pejabat Palopo. Di DPRD, saat menyampaikan tuntutannya di hadapan Ketua DPRD,Tasik dan anggota DPRD, mahasiswa mendesak tim tindak lanjut transparan.

“Kami minta tim tindak lanjut melalui DPRD transparan menyebutkan oknum pejabat yang belum menyelesaikan sangkutannya dalam waktu 60 hari,”kata Koordinator KOAR, Afrianto. Ketua DPRD Palopo, Tasik, secara tegas mengakui menerima dana bantuan penyelesaian S-2 dari Pemkot Palopo.

Tasik menjelakan bahwa pemberian dana bantuan penyelesaian studi tersebut bukan kapasitasnya sebagai Ketua DPRD. Pemberian bantuan tersebut selaku pribadi sebagai warga Palopo.

“Saya mendapatkan bantuan tersebut karena saya secara pribadi mengajukan permohonan bantuan penyelesaian studi S-2 kepada Pemkot. Permohonan saya dan teman disetujui eksekutif. Yang keliru dan tidak tepat, eksekutif memberikan bantuan tersebut dari dana Bansos,”paparnya. Demikian catatan online Nggo Kontes yang berjudul Sekitar 98% temuan Badan Pemeriksa Keuangan.
READ MORE ~>> Sekitar 98% temuan Badan Pemeriksa Keuangan

Minggu, 11 September 2011

Kasus perkelahian

Ping dari Nggo Kontes untuk keyword Jasa Export Import dalam topik Kasus perkelahian. Kepolisian Resor Kendal hingga Minggu (11/9/2011) terus mengejar dua tersangka yang diduga terkait dalam kasus perkelahian sejumlah warga Desa Ringinarum dan Desa Ngrejo, di Kecamatan Ringinarum, yang menewaskan dua warga, Sabtu (10/9/2011) lalu.

Kami masih melakukan pengejaran terhadap dua tersangka berinisial F dan B yang diduga terlibat dalam perkelahian tersebut, ujar Kepala Polres Kendal Ajun Komisaris Agus Suryo Nugroho, Minggu malam.

Untuk mengantisipasi berlanjutnya perkelahian tersebut, menyusul kasus yang menewaskan dua warga Desa Ringinharjo, polisi melakukan dialog dengan warga di kedua desa tersebut. Setelah memakamkan kedua korban yang tewas, kami menggelar dialog dengan warga setempat. Kami juga menegaskan ini kasus kriminal murni bukan tawuran antarwarga desa. Jadi ini kasus penganiayaan, kata Agus.

Agus menegaskan peristiwa yang terjadi di wilayahnya tersebut sudah dilaporkan kepada Kepala Kepolisian Daerah Jateng. Situasi di desa tempat kejadian kini sudah kondusif, ujarnya. Demikian catatan online Nggo Kontes yang berjudul Kasus perkelahian.
READ MORE ~>> Kasus perkelahian

Rabu, 03 Agustus 2011

TOP 1 Oli sintetik mobil-motor Indonesia

Blog Nggo Kontes kali ini hanya posting sundulan saja untuk mendukung kontes SEO. Kontes SEO yang saya dukung yaitu kontes SEO TOP 1 Oli sintetik mobil-motor Indonesia, untuk keyword yang saya dukung, persiangannya cukup ketat baik di google maupun di yahoo. Semoga setelah mendapat sundulan dari blog Nggo Kontes posisinya akan segera membaik.

Untuk dukungan Kontes SEO yang kedua yaitu Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah, kontes SEO tersebut juga berhadiah lumayan besar. Untuk juri dari kedua kontes SEO yang saya sundul sama, yaitu google.co.id dan yahoo.co.id dan praktisi seo kita yang sudah cukup terkenal.
READ MORE ~>> TOP 1 Oli sintetik mobil-motor Indonesia

Sabtu, 18 Juni 2011

Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah

Nggo Kontes memberi dukungan untuk kontes SEO dengan keyword Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah. Kontes SEO tersebut terbuka untuk umum atau siapa saja boleh ikut asal mimiliki blog atau website punya sendiri (tidak pinjem :D). Kontes SEO tersebut diselenggarakan oleh acerid.com dengan hadiah yang cukup menggiurkan. Bagi para blogger yang berminat untuk mengikuti kontes SEO tersebut, berikut peraturan kontesnya:

Tablet Android Honeycomb Terbaik MurahPeraturan SEOCONIA “Acer Iconia SEO Contest” :
  1. Tanggal dimulainya SEOCONIA adalah 1 juni 2011 (Jam 12:00 wib).
  2. Tanggal berakhirnya SEO Olympic adalah 30 September 2011 (Jam 12:00 wib).
  3. Pengumuman pemenang dilakukan tanggal 30 September 2011.
  4. Tidak diperbolehkan adanya unsur pornografi, diskriminasi, atau tindakan yang melanggar hukum dalam pelaksanaan SEO Game.
  5. Target Keyword: “Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah” dan membuat anchor link ke http://www.acerid.com dengan anchor text Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah.
  6. Menambahkan Logo SEOCONIA “Acer Iconia SEO Contest”.(tolong kasih link logonya).
  7. SEO Contest ini menggunakan bahasa Indonesia sebagai content relevansinya.
  8. Relevansi content sangat diperhatikan disini, buatlah content berbahasa indonesia yang sesuai target kata kunci dan enak dibaca.
  9. Peserta harus berdomisili di wilayah Indonesia.
  10. Hanya peserta yang terdaftar yang dapat bersaing dan memenangkan hadiah yang disediakan panitia.
  11. Pendaftaran tidak dipungut biaya dan terbuka untuk siapa saja tanpa batasan umur.
  12. Pendaftar / calon peserta wajib mengisi field kode pos di form pendaftaran.
  13. Setiap entry halaman peserta harus memiliki back link ke http://www.acerid.com
  14. Satu orang hanya dapat memperoleh satu hadiah. Peserta boleh mendaftar beberapa domain, dengan syarat nama, email, dan alamat harus sama. Nama berbeda tapi orangnya sama akan di diskualifikasi.
  15. Umur domain maksimal 4 tahun.
  16. Informasi kontak yang valid harus ada di website yang dipakai ikut Kontes SEO Acer. Email lebih diutamakan
  17. Anda diperbolehkan menggunakan domain yang telah ada, namun halaman/URL entry yang disubmit harus benar-benar baru dengan tanpa back link dan versi cache sebelumnya.
  18. Tidak menggunakan domain dan subdomain dengan target keyword yang di lombakan (tidak menjadikan 6 frase keyword yang dilombakan sebagai domain atau subdomain).
  19. Peraturan dapat ditambah atau diubah dari waktu ke waktu sesuai dengan feedback yang diterima dari peserta.
  20. Target pemenangan SEOCONIA berupa scoring di Google.co.id dan Yahoo.co.id (lihat contoh penilaian dibawah). Selain itu juga ada penjurian posting favorit. Penilaian kualitas artikel merupakan hak prerogatif juri. Dan sundulan untuk keyword Jasa Pengiriman Barang.
  21. Bagi yang mendaftarkan diri tanpa mengisi alamat dengan jelas dan lengkap atau menggunakan email yang tidak bisa dihubungi (valid), kami meminta untuk mendaftarkan diri kembali karena pendaftaran yang tidak lengkap akan kami hapus.
  22. Bagi yang kedapatan melakukan copy paste artikel, Anda punya waktu 48 jam untuk menghapusnya. Jika dalam waktu tersebut Anda belum bisa bekerjasama dengan panitia, kami akan hapus nama Anda dari daftar peserta.
Perlu di ingat:
  1. Perlu diingat bahwa saat Anda register untuk SEOCONIA, Anda harus memastikan bahwa entry URL yang Anda masukkan mengacu kepada halaman sebenarnya yang Anda submit untuk kontes.
  2. Pada saat register, apabila terdapat kotak isian yang kosong atau URL entry tidak mengacu kepada spesifikasi yang seharusnya, maka entry akan dihapus. Contoh yang benar misalnya: Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah.
  3. Selama kontes, kami akan memeriksa ulang halaman entry untuk memverifikasi usia website dan backlink. Jika suatu entry website ditemukan lebih tua dari yang diperbolehkan atau tidak memasang backlink yang seharusnya (ditunjukkan dibawah ini), entry tersebut akan didiskualifikasi dari kontes, maka dari itu pastikan entry Anda sesuai dengan peraturan yang berlaku pada kontes.
  4. Pasang link -berupa link acerid.com- dan Logo -klik lebih jelasnya disini.
  5. Hanya teknik-teknik SEO yang etis saja yang dapat digunakan dalam kontes ini, dan para juri berhak untuk meninjau kembali teknik-teknik yang digunakan oleh para pemenang, untuk memastikannya.
  6. 300 peserta pertama yang memenuhi kualifikasi mendapatkan hadiah langsung. Dan sundulan lagi untuk keyword Jasa Export Import.
Penilaian Pemenang :
  • (a) Hadiah Top Rank
Pada tanggal 27 September 2011 (Jam 12.00 wib), kami akan melakukan pencarian untuk “kata kunci” di Google.co.id, dan Yahoo.co.id dan menggabungkan nilai dan kemudian menentukan pemenang. Skor tersebut dihitung dengan memberikan poin ke posisi 1 – 10 pada setiap mesin pencari. Anda akan menerima 10 poin untuk peringkat 1, dan 1 poin untuk peringkat 10.

Sebagai contoh:

Situs web Anda: www.domainanda.com atau subdomain ? (Tidak menggunakan domain dan subdomain dengan target keyword yang di lombakan).
  • Peringkat di Google: 7 = 4 poin
  • Rank di Yahoo: 2 = 9 poin
  • Nilai kualitas artikel = 7 poin
  • Total poin untuk www.domainanda.com = 20 poin
Kriteria Penilaian Artikel disini.

Jika 2 kontestan berakhir dengan Total poin sama maka peserta dengan peringkat tertinggi di Google.co.id akan mengambil posisi yang lebih tinggi.
  • (b) Hadiah Posting Favorit
Selain sistem nilai ini, kualitas kontent atau artikel juga diperhitungkan, dan ini merupakan hak prerogatif juri.
  • Selain sistem nilai di atas,akan diberikan pula penghargaan untuk posting favorit. Penilaian berdasar dari kualitas posting dan komentar yang timbul dari pembaca atas posting yang ditulis maupun share yang dilakukan pembaca posting tersebut.
Juri SEO CONIA 2011 :
  1. Riyeke Ustadiyanto – Tokoh dan Praktisi SEO Indonesia, blog: Seokita.com
  2. Fahmi Rizwansyah – Professional Internet marketers, Certified Advance Search Engine Marketing Skills by the Search Engine Academy in 2009
  • (c) Pajak Hadiah Ditanggung Pemenang
Note: sumber penulisan artikel dapat di adopsi di www.acerid.com (tidak dianjurkan untuk melakukan copy paste). Sebagai penutup dari Nggo Kontes atas postingan yang berjudul Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah, tidak lupa saya memberikan ucapan selamat berjuang bagi seluruh Blogger Indonesia khususnya yang ikut kontes SEO tersebut.
READ MORE ~>> Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah

Minggu, 12 Juni 2011

Berikan aku 1.000 orang tua

Nggo Kontes akan memberikan sundulan dengan keyword Blogger Indonesia sebelum membahas tentang postingan ini, okey dilanjut. Berikan aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” Itulah salah satu kutipan kata- kata mutiara mantan Presiden pertama RI Soekarno yang selalu menjadi pijakan semangat pemuda Indonesia.

Tak hanya di masanya, tapi hingga kini. Lantang kalimat itu masih terus dikumandangkan. Kalimat Bung Karno itu seakan kembali terasa saat mendengar paparan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Erwin Aksa yang tampil sebagai salah satu pembicara dalam dialog Rossi Goes to Campus di Universitas Hasanuddin (Unhas),kemarin. Meski tidak sama persis dalam kutipan Soekarno,tapi semangatnya bisa jadi sama.

“Anak muda harus punya ambisi.Karena anak muda memiliki energi besar untuk mewujudkan mimpi dan ambisinya,”kata Erwin, Lulusan University of Pittsburgh, Pennsylvania,Amerika Serikat itu mengatakan, sepanjang dalam hal positif, jangan pernah ragu untuk bertindak. Bisa jadi dengan acuan itu, menjadi dasar capaian Presiden Direktur Bosowa Corporation saat ini.Tentunya itu berawal dari tempaan sang ayah, Aksa Mahmud yang merupakan pendiri kerajaan bisnis Bosowa Group. Harus diakui, sejak lahir, Erwin sudah berada dalam kemapanan ekonomi.

Lelaki kelahiran 7 Februari 1975 itu, bisa saja bermanja-manja dari hasil usaha yang dibangun ayahnya. Tapi, itu tidak berlaku bagi ayah dari Trinisha, Shayla, dan Muhammad Yusuf ini. Di usianya yang masih belasan, Aksa Mahmud mengambil sikap tegas dengan “mengusir” Erwin dari Makassar Lulus sekolah dasar, Erwin sompe’ (Bahasa Bugis) atau merantau ke Bandung. Di Kota Kembang itulah, Erwin ditempa. Tinggal di kamar kontrakan yang diibaratkan serupa barak. Satu kamar diisi 6 orang dan saat hendak mandi,harus antre. Kehidupan yang tidak pernah dia rasakan saat di kampung halamannya.

“Dari kecil saya memang sudah diberi tantangan hidup dan tidak pernah diberi kemudahan. Hal inilah yang akhirnya mengasah karakter saya sebagai seorang pemimpin,” ungkap putra pertama Aksa Mahmud ini. Usai menamatkan SMP dan SMA di Bandung, Erwin kembali harus meninggalkan jazirah Sulawesi lebih jauh, yakni ke Negeri Paman Sam. Selesai kuliah di University of Pittsburgh tahun 1997, Erwin kembali ke tanah air. Belum lama di Tanah Air, Indonesia bergolak. Tahun 1998, demonstrasi menuntut reformasi tatanan negara berlangsung di seluruh pelosok negeri.

Awalnya,Soeharto,yang kala itu berkuasa,enggan dilengserkan. Jiwa sebagai generasi muda harapan bangsa,Erwin ikut ambil bagian dalam gerakan reformasi itu. Erwin kemudian tampil sebagai sponsor demonstrasi di Makassar. “Truk kami keluarkan. Akhirnya mampu mematahkan aktivitas penerbangan di Bandara Hasanuddin saat itu karena diblokir oleh truk-truk tersebut,”kisahnya. Erwin yang mengenakan kemeja putih bermotif garis biru, membagi kisah hidupnya kepada peserta dialog yang diperkirakan mencapai ribuan orang.

Menurut dia,untuk menjadi pemimpin, tidak ada yang dibangun secara instant,namun harus melalui proses. Pengejawantahan energi mudaErwinpernahdibuktikansaat dirinya menjabat sebagai Manajer PSM.Usianya kala itu masih kisaran 20-an tahun. Banyak yang sangsi. Apakah nantinya PSM Makassar bisa sukses? Tapi, dengan semangat dan keinginan terus belajar, Erwin berhasilmembawa PSM menjadi juara Liga Indonesia tahun 1999- 2000.“Sejak saat itu,sudah tidak ada lagi yang meragukan kepemimpinan anak muda,”katanya.

Beberapa waktu lalu, Erwin ikut meramaikan bursa pemilihan ketua umum PSSI yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu. Kisruh internal PSSI tak membuatkeinginanErwinsurut. Tentunya ini masih butuh pembuktian dalam beberapa waktu mendatang, apakah semangat dan strategi jiwa mudanya mampu mengalahkan kandidat lain. Lantas apa lagi yang ingin diraihnya?

Ternyata mimpinya adalah membangun Makassar yang lebih baik. Lelaki yang pernah dinobatkan sebagai CEO termuda di Kawasan Indonesia Timur ini mengaku, Makassar hanya bisa maju jika dibangun oleh orang-orang Makassar sendiri. Sebagai penutup dari postingan yang berjudul Berikan aku 1.000 orang tua, saya akan memberikan sundulan untuk keyword Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah.
READ MORE ~>> Berikan aku 1.000 orang tua

Minggu, 05 Juni 2011

Pembatasan jam operasional kendaraan berat

Blogger Indonesia ~>> Pembatasan jam operasional kendaraan berat di Tol Dalam Kota ternyata tidak hanya mengurangi kemacetan. Kebijakan ini juga mengurangi jumlah kasus kecelakaan di ruas jalan ekspres itu .

Menurut Kepala Subdit Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Sudarmanto, jumlah kecelakaan yang terjadi di ruas Tol Dalam Kota menurun hingga 60%. Menurutnya jumlah ini bukan hanya untuk kendaraan berat namun juga untuk seluruh jenis kendaraan.

"Ternyata kebijakaan ini cukup efektif mengurangi kecelakaan," katanya. Dalam satu bulan ini, terang dia, penurunan tercatat memang cukup signifikan. Dia menjelaskan, pada bulan April 2011 tercatat ada 62 kecelakaan. Sementara, pada Mei kemarin hanya 36 kecelakaan.

Dari 62 kasus kecelakaan dua orang tewas, luka berat empat dan luka ringan enam orang. Sementara untuk mobil rusak 50 unit kendaraan. Pada Mei 2011, angka kecelakaan di ruas tol dalam kota setelah pembatasan truk, mencapai 36 kali kecelakaan.

Dari 32 kasus itu, dua orang tewas dalam kecelakaan. Sementara yang mengalami luka ringan satu orang dan luka berat satu orang. "Penurunan ini sungguh signifikan," jelasnya.

Sudarmanto mengungkapkan, banyak penyebab kecelakaan di Tol Dalam Kota. Untuk kendaraan berat di antaranya, tonase truk berlebih-yang kerap membuat truk pecah ban.

"Kemudian patah as juga bisa mengakibatkan kecelakaan. Belum lagi kalau sopirnya mengantuk dan hilang kendali," ujar dia. Sedangkan untuk kendaraan kecil lebih disebabkan faktor kelalaian manusia atau human error.

SK Kementerian Perhubungan

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Royke Lumuwa, mengatakan, pihaknya tetap berharap Kementrian Perhubungan setuju dengan kebijakan tersebut dan segera mengeluarkan Surat Keputusan .

"SK Kementerian itu akan menjadi dasar hukum agar kebijakan tersebut bisa dilaksanakan dengan maksimal," katanya lagi. Royke menjelaskan SK Kementerian itu berupa aturan pembuatan rambu larangan dan arah arus kendaraan truk.

Rambu itu akan menjadi petunjuk bagi pengendara kendaraan berat untuk dapat melintas di waktu tertentu. Pelanggaran terhadap rambu itu nantinya berupa sanksi tegas.

Bagi Royke, kebijakan tersebut dibutuhkan karena jalan tol dalam kota merupakan jalan nasional yang berada di bawah kewenangan pemerintah pusat. "Kami butuh keputusan ini, jadi kami akan rekomendasikan kebijakan ini untuk dipatenkan," kata Royke. Kebijakan ini, menurut dia, bisa dipertanggungjawabkan untuk mengatasi kemacetan. Demikian catatan online Nggo Kontes yang berjudul Pembatasan jam operasional kendaraan berat.
READ MORE ~>> Pembatasan jam operasional kendaraan berat

Sabtu, 04 Juni 2011

Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia

Pengadaan kompor hemat energi di Toraja Utara terancam dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Makale. Ancaman ini disampaikan kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) wilayah Toraja.

Apdesi berniat menempuh jalur hukum karena hingga saat ini belum ada kepastian kapan kompor hemat energi itu dibagikan ke masyarakat. Padahal, PT Enercy sebagai pihak distributor dan difasilitasi Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja dan Pemkab Toraja Utara, sudah memungut uang dari masyarakat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media, untuk memperoleh satu unit kompor hemat energi,masyarakat harus membayar uang muka antara Rp50.000 hingga Rp100.000. Uang yang disetor masyarakat sejak 2009 itu sebagai pengganti transportasi mendatangkan kompor hemat energi tersebut. Jumlah calon penerima kompor hemat energi yang sudah menyetor uang muka mencapai 45.000 orang.

Sekretaris Apdesi Wilayah Toraja Bertus Andarias mengatakan, dalam pertemuan antara PT Enercy, BPS Gereja Toraja, Pemkab Toraja Utara dan dihadiri para kepala lembang/desa se-Toraja di Hotel Mislianan belum lama ini, pihak PT Enercy berjanji akan mendatangkan kompor itu pada akhir Juni.

Menurut Bertus, jika sampai akhir Juni kompor yang dijanjikan tidak juga datang,Apdesi Toraja akan melaporkan pihak yang terkait ke Kejari Makale dengan tuduhan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang masyarakat. Ketua BPS Gereja Toraja Sulaiman Batti, saat pertemuan di DPRD belum lama ini mengatakan, pihak BPS hanya bertindak sebagai fasilitator bagi PT Enercy dalam melakukan sosialisasi pengadaan kompor tersebut ke masyarakat. Saat itu dia menjamin kompor yang dijanjikan akan tiba di masyarakat.

Ketua DPRD Toraja Utara Sri Krisma Pirade mengatakan, masalah pengadaan kompor hemat energi di Toraja Utara itu sudah menjadi persoalan daerah. ”Kami di DPRD siap mengawal masalah ini sampai masyarakat Toraja yang sudah menyetor uang mendapatkan haknya,”tandas dia. Demikian catatan online Nggo Kontes yang berjudul Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia.
READ MORE ~>> Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia

Selasa, 17 Mei 2011

Apel rutin Kepolisian Republik Indonesia

Ada yang tak biasa dalam apel rutin Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, hari ini. Pasalnya, mereka kedatangan motivator ternama, Mario Teguh. Ia didaulat memberikan motivasi kepada ratusan anggota polisi.

Apa saja yang disampaikan Mario Teguh pada para polisi? Bagi dia, kepolisian harus terus membangun citra dan mengenalkan sisi yang baik kepada masyarakat.

"Yang pertama, bagaimana upaya kepolisian membangun citra karena citra itu sudah baik, mengenai sisi baik. Semua organisasi punya masalah, tapi kita tidak bisa menunggu semua masalah selesai dulu," kata Mario Teguh.

Mario menambahkan, ada kesan yang didapatkan masyarakat bahwa polisi sebagai penegak hukum dianggap sebagai penghukum dan ditakuti oleh masyarakat. Padahal, tambah dia, polisi seharusnya terlibat dalam kehidupan masyarakat agar masyarakat mau menaati hukum tanpa harus takut kepada polisi.

"Jadi polisi terlibat dalam kehidupan masyarakat untuk membuat masyarakat tertarik menemukan keindahan dalam taat kepada hukum,"kata Mario.

Dia mengatakan, bahwa taat kepada hukum bukanlah keharusan namun, sebuah kebutuhan. "Karena dari kelahiran kita kan diilhamkan kebaikan dan keburukan dan lebih dari itu tidak ada orang jahat yang mengharuskan kebaikan pada keluarganya. Apalagi kita manusia-manusia baik yang hatinya baik."

"Jadi dalam pembicaraan tadi kalau kita (polisi) bicara pada publik bukan dari seragam tapi dari jiwa baik pribadi kepolisian. Karena sahabat kita yang tadi di lapangan juga jiwa-jiwa yang memiliki kekhawatiran, karena sahabat kita yang berada di lapangan memiliki keraguan. Kekhawatiran, ketakutan, kekhawatiran membiayai kehidupan di masa tua," lanjut Mario.

Yang tak kalah penting adalah, melihat kepolisian dari aspek sipilnya. "Melihat kepolisian dari sisi sipil bukan berarti polisi bebas dari kepolisian tapi bagaimana kita fokuskan membentangkan pada hal yang baik sebagai sebuah bangsa."

Itu juga berarti, menjaga keamanan adalah tugas bersama, bukan polisi semata. "Menjadikan Indonesia tempat yang aman dan baik untuk anak-anak sekolah dan bagi keluarga kita untuk pulang ke rumah dengan damai," kata Mario. Demikian catatan online Nggo Kontes yang berjudul Apel rutin Kepolisian Republik Indonesia.
READ MORE ~>> Apel rutin Kepolisian Republik Indonesia

Sabtu, 14 Mei 2011

Program Gerakan Peningkatan Produksi dan Mutu Kakao

Program Gerakan Peningkatan Produksi dan Mutu Kakao (Gernas Pro Kakao) di Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menuai sorotan. Wakil Ketua Komisi III DPRD Lutra Ibrahim, menilai program Gernas kakao di Luwu Utara hanya menghamburkan dana APBN dan APBD. Indikatornya, Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) selaku leading sector program sampai saat ini tidak mampu menjelaskan berapa jumlah peningkatan produksi kakao sejak program berjalan. “Hanya 1 hektare berhasil, Dishutbun sudah menyimpulkan sukses.

Sementara ribuan hektare tanaman kakao lainnya jauh dari harapan masyarakat,” ujar dia. Dia meminta Dishutbun bertanggung jawab atas anggaran yang diturunkan Pemerintah Pusat yang jumlahnya miliaran rupiah.Kepala Bidang Perkebunan Dishutbun Luwu Utara Imran mengatakan, sudut pandang antara DPRD dan Dishutbun dalam menilai program Gernas itu berbeda.

Namun, diharapkan segera ditemukan kesamaan setelah melakukan cross checkdi lapangan. “Anggota Dewan tidak salah,hanya perlu cross checkdi lapangan sehingga ada kesamaan pandang terhadap berhasil atau tidaknya program Gernas kakao,”tandas dia. Demikian catatan online blog Nggo Kontes tentang Program Gerakan Peningkatan Produksi dan Mutu Kakao.
READ MORE ~>> Program Gerakan Peningkatan Produksi dan Mutu Kakao

Jumat, 11 Maret 2011

profesi makelar demo

Ronald (nama samaran) mengaku sudah dua tahun menggeluti profesi makelar demo. Selain pernah mendapat order dari pengusaha, dia juga mengaku pernah diminta mensukseskan seorang calon legislatif.

Tujuannya jelas, yakni merangkul massa guna mendapatkan suara untuk meloloskan caleg tersebut di parlemen. Dia mengisahkan, hal tersebut terjadi pada 2009 lalu saat masa kampanye.

“Seorang dari timses (tim sukses) menghubungi saya untuk proyek ini. Dia minta partai besar,” ujar Ronald saat ditemui okezone di Jakarta, belum lama ini.

Dia menjelaskan, permintaan massa kampanye untuk partai besar perlu melihat berbagai perangkat yang harus dipersiapkan. “Kita kumpulkan dulu massa-nya, menjelaskan begini-begini, juga visi misinya, dan tentu briefieng tugas mereka nanti akan seperti apa di lapangan,” jelasnya.

Ronald mengaku bahwa massa yang direkrutnya dominan berprofesi sebagai pedagang dan ibu rumah tangga. “Mereka lebih mudah dan penurut, nggak neko-neko,” imbuhnya.

Penurut yang dimaksud yaitu tidak pernah komplain soal bayaran yang diterima. Bicara soal bayaran, Ronald mengatakan beragam. Misalnya, pendemo yang membawa kendaraan sendiri dipatok biaya kisaran Rp100-150 ribu. Sedangkan yang tidak membawa kendaraan berkisar Rp50-75 ribu.

“Kalau yang bawa kendaraan itu kita kasih Rp100-150 ribu karena buat bensinnya sama rokok. Yang nggak (pakai kendaraan) juga sudah kami siapkan bus,” kata Ronald.

Ronald pun mulai menyusun strategi setelah berhasil merekrut orang. Yakni memberi arahan pada calon pendemo lalu mengantar mereka ke bus untuk berangkat kampanye. Kompensasi itu berlaku hanya untuk hari itu saja. Untuk menghindari kesalahpahaman, katanya, dibuat kesepakatan awal dengan mereka.

Lantas berapa keuntungan yang didapat Ronald? Jangan ditanya, pastinya dia enggan memaparkannya. Ronald lebih suka membeberkan soal apa yang diterima “anak buah” dadakannya itu. Selain upah, para pendemo mendapat suvenir berupa kaos dan atribut lain seperti topi dan pin bergambar caleg.

“Itu juga kita bagi-bagikan. Semuanya sudah disiapkan user. Kita kan hanya mengkoordinir di lapangan saja,” pungkasnya. Demikian catatan online Nggo Kontes tentang profesi makelar demo.
READ MORE ~>> profesi makelar demo

Selasa, 08 Maret 2011

Forum Pengkajian Aspirasi Guru Indonesia

Forum Pengkajian Aspirasi Guru Indonesia (FK-PAGI) meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menonjobkan sejumlah kepala sekolah (kasek) yang diduga bermasalah. Mutasi dikhawatirkan tidak akan berdampak pada perbaikan kinerja dan kualitas. Ketua FK-PAGI Samsuniang mengungkapkan, jika kasek yang bermasalah di mutasi ke sekolah lain, peluang terjadinya masalah yang sama tetap ada. Karena itu, dia meminta kasek yang masuk dalam daftar hitam dibebastugaskan. “Kalau dia bermasalah di tempatnya memimpin dan dipindahkan ke tempat lain,apakah ada jaminan tidak membuat masalah baru lagi? Sebaiknya dinonjobkan saja,”ungkap dia kepada media massa, kemarin.

Selain itu,FK-PAGI meminta mutasi kasek yang akan digelar Pemkot Makassar dilakukan objektif dengan mempertimbangkan kinerja. Kasek yang dipercayakan menjabat harus memiliki kompetensi. Samsuniang mencontohkan, SMP 6 yang hingga saat ini belum memiliki kasek,harus dijabat figur yang memiliki kemampuan berbahasa Inggris, sebab sekolah tersebut bertaraf Internasional.

Sementara itu, DPRD Makassar menyatakan, 60 kasek dari semua tingkatan pendidikan tidak layak menduduki jabatannya dan direkomendasikan untuk diganti. Alasannya, kasek yang bersangkutan tidak mampu menyelesaikan permasalahan di sekolah. Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Makassar Nasran Mone mengatakan, legislator telah mengirimkan rekomendasi pergantian sekitar 60 kasek yang dinyatakan tidak layak menduduki jabatan kasek.

Rekomendasi yang dikirim Dewan diakuinya telah melalui pengkajian terhadap persoalan- persoalan fatal yang terjadi di sekolah.“Banyak kasek yang tidak layak menduduki jabatan nomor satu di sekolah.Karena itu, Komisi D selaku mitra berhak merekomendasikan dan harus dipertimbangkan,” kata dia kemarin.

Kadis Pendidikan Pastikan Mutasi

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar Mahmud BM memastikan rencana mutasi kasek yang disampaikan bawahannya sehari sebelumnya. Menurut dia,semua proses seleksi calon kasek sudah dilewati bertahap dengan melibatkan beberapa stakeholder untuk menjaring nama-nama yang memiliki kualitas guna menduduki posisi tersebut.

“Proses yang dilakukan, yakni proses administrasi untuk melihat kualifikasi setiap calon, apakah memenuhi syarat atau tidak,” ujar dia saat memberikan keterangan persnya kemarin. Mengenai syarat-syarat yang dipertimbangkan, Disdik selalu berdasarkan sejumlah pertimbangan, seperti kualifikasi golongan kepangkatan serta tingkat pendidikan minimal strata satu. Selain itu, catatan prestasi, tingkat kapabilitas calon kasek juga menjadi ukuran masuk dalam seleksi kali ini.

”Sebenarnya proses seleksi ini sudah berlangsung cukup lama kami lakukan dengan melibatkan sejumlah stakeholder lain, seperti sekretaris dinas pendidikan dan sejumlah pengawas sekolah,”papar dia. Dia mengharapkan siapa pun nanti yang diberikan kepercayaan sebagai kasek, harus mampu menciptakan proses belajar-mengajar yang lebih efektif, terutama kesiapan saat menghadapi pelaksanaan ujian nasional. “Kasek terpilih haruslah sosok yang memiliki visi menciptakan generasi berkarakter global, sebagaimana visi Pak Wali untuk menjadikan Makassar sebagai kota dunia yang berlandaskan kearifan lokal,” kata dia. Demikian catatan online Nggo Kontes tentang Forum Pengkajian Aspirasi Guru Indonesia.
READ MORE ~>> Forum Pengkajian Aspirasi Guru Indonesia

Minggu, 20 Februari 2011

Sebelum 2004

Sebelum 2004 lalu, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dikenal dengan Polewali Mamasa (Polmas). Beberapa bulan jelang Sulbar lahir,Mamasa berdiri menjadi kabupaten sendiri. MEMANG,wajah fisik Polman sudah banyak yang berubah.Namun, tidak meninggalkan ciri khas daerah ini sebagai pusat budaya Mandar. Pertemuan antarsuku di daerah ini juga menjadi keunikan tersendiri.Bagaimana pemerintah setempat mengatur dan mengawal pembangunan di kabupaten yang tergolong belia ini? Berikut wawancara Bupati Polman, Ali Baal Masdar, dengan wartawan media massa, Herman Mochtar.

Daerah ini dikenal sebagai pusat budaya Mandar.Bagaimana melestarikannya di tengah pesatnya pembangunan? Daerah ini dihuni oleh beberapa etnis dan sub etnis. Seperti Bugis, Toraja Mamasa, dan Jawa. Namun, mayoritas etnis Mandar. Kami memiliki tatanan kehidupan, sosial, dan adat istiadat yang khas. Ini tergambar dari kearifan-kearifan lokal dan beragam peninggalan budaya. Kesenian dan kebudayaan kami lebih banyak bernuansa Islami. Sebanyak 98,20% penduduk Polman menganut agama Islam. Banyaknya peninggalan budaya di Polman, sebagai bukti daerah ini dulunya memang pusat budaya Mandar.Dan sampai sekarang, Polman tetap menjadi pusat budaya.

Selama menjabat sebagai bupati dua periode di Polman,apa saja kebijakan prioritas Anda?

Semua program pembangunan mengacu pada pemberdayaan masyarakat yang pada ujungnya adalah peningkatan kesejahteraan. Sebelum ada dana program bantuan operasional sekolah (BOS),pada tahun 2004 kami sudah menggratiskan pendidikan untuk siswa SD dan SMP.Setelah dana BOS turun pada pertengahan 2005, kami tingkatkan di SMA dan sederajat. Demikian juga dengan kesehatan gratis.Perawatan dasar pada 2004 dan wajib belajar 12 tahun sudah dicanangkan pada 2007. Saat itu, ada 29 orang dokter yang kami sekolahkan. Sehingga dokter ahli disini lengkap. Rumah sakit juga menjadi rujukan di Sulbar. Ya, kalau di Mamuju pemerintahan, di Majene pendidikan,maka di Polman kesehatan. Jadi, sektor pendidikan dan kesehatan yang menjadi fokus utama. Sebab dua unsur itu yang kurang di daerah ini.

Artinya,melindungi hak-hak dasar sipil. Sebelum pemerintah mengeluarkan berbagai regulasi kemudahan untuk rakyat,di Polman sudah berlaku,bahkan ada perdanya.Selain yang saya sebut tadi,pembuatan KTP gratis juga sudah dilakukan sejak 2004. Disini akte kelahiran dikenal dengan by name by addres. Demikian juga dengan data kemiskinan, sehingga mudah dikelola. Untuk membangun daerah tertinggal seperti di Polman butuh ketelatenan.Ibaratnya kalau mau menanam,susah mendapat hasil yang subur kalau masih banyak belukar disekitarnya.

Bagaimana dengan sektor ekonomi dan pariwisata?

Beras kami sudah swasembada.Pada 2012, diprogramkan sudah swasembada telur dan daging.Arah ke sana sudah mulai digagas.Termasuk penanaman ubi kayu sebagai bahan tapioka.Soal ini pemerintah sudah menandatangani MoU dengan salah satu investor dari Korea. Saya tidak akan sebut,nantilah kalau sudah benar-benar jadi baru diberitakan.Pabrik pengolahannya akan dibangun di Polewali. Jika berjalan lancar,per hektarenya bisa menghasilkan Rp4 juta sampai Rp5 juta per bulan.Ini luar biasa.Bisa mengangkat penghasilan per kapita masyarakat.

Sekarang angka itu sebesar Rp1,2 juta. Ubi kayu bisa menjadi alternatif karena mayoritas masyarakat kami bermata pencaharian petani kakao dan nelayan.Untuk sektor pariwisata, kami sangat serius. Buktinya Polman yang mewakili Sulbar sudah dua kali berturut-turut memenangkan festival budaya di Istana Negara. Begitu juga dengan Putri Indonesia. Kendalanya adalah lokasi wisata yang mayoritas masih natural.Untuk mengembangkan sektor ini gampang-gampang susah.Terus terang,pemerintah tidak dapat berbuat banyak,jika tidak ada dukungan masyarakat dan sektor swasta.Sebab ruang gerak dan anggaran pemerintah sangat terbatas.Posisi kami hanya ada pada tataran memberikan kemudahan dalam semua pengurusan.Tahun ini kami kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menciptakan wisata bahari.

Bagi Anda,apa sihmakna sebuah jabatan?

Setiap pemimpin punya karakter masing-masing. Namun yang terpenting adalah jangan berubah niat saat sudah menjadi pejabat. Jangan berubah saat menjadi penguasa. Kemudian harus konsisten, idealisme,dan kalau perlu punya jiwa militansi yang tinggi.Tapi militansi kebangsaan.Ini yang selalu saya lakukan dalam memimpin Polman. Anggaran Polman hanya Rp500 miliar dengan jumlah penduduk 400.000 jiwa.Saya harus mengelola itu dengan baik, karena dengan uang segitu, per orang hanya dapat sekitar satu juta sekian rupiah.Perlu upaya lain untuk menambah anggaran. Harus Pancasilais, tapi jangan hanya tahu bicara. Harus demokratis, tapi sekalikali konservatif juga tidak apaapa. Pola itu yang saya lakukan.

Setiap turun ke lapangan,saya selalu tanyakan pada masyarakat soal janji saya saat pilkada (pemilihan kepala daerah) lalu yang belum dipenuhi.Terus terang, dialog langsung dengan masyarakat saya sering menghilangkan stres. Mereka lugas mengungkapkan aspirasi,tanpa embel-embel lain. Karena semua program dan rencana kami sebagai pemerintah harus berasal dari aspirasi mereka. Buktinya, sebelum program pusat turun,kami sudah melaksanakannya. Itu karena aspirasi benar-benar diserap dari masyarakat. Demikian catatan online Nggo Kontes tentang Sebelum 2004.
READ MORE ~>> Sebelum 2004

Sabtu, 22 Januari 2011

Ketegasan dan komitmen

Ketegasan dan komitmen Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dinilai penting dalam penuntasan kasus dugaan mafia pajak dan mafia hukum yang berawal dari kasus mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak, Gayus Tambunan.

Dosen Hukum Pidana Universitas Indonesia, Gandjar Laksana Bonaparta, mengatakan, sebagai atasan Kepala Polri, Presiden harus memberikan perintah lebih tegas. "Bukan hanya meminta, tapi bisa memerintahkan. Presiden harus tegas. Kapolri dikasih waktu enam bulan, kalau tidak selesai, ganti! Begitu kan jelas," kata Gandjar di Jakarta, Sabtu (22/1/2011).

Dua belas instruksi yang dikeluarkan Presiden pekan ini, menurut dia, belum cukup. Ketegasan terhadap kinerja aparat penegak hukum dinilai lebih bisa memberikan tekanan. "Ya, kalau misal Kapolri yang sekarang gagal, paling tidak masyarakat sudah melihat upayanya. Tapi, harus ada batas waktu," ujarnya.

"Kalau katanya dibuka semua kasus bisa membuat kepercayaan kepada pemerintah menurun, saya jadi mengerti kenapa Presiden tidak mau disebut pembohong. Dia (Presiden) memang tidak berbohong, tapi menutupi," lanjut Gandjar.

Menurut dia, Presiden bisa melakukan hal tersebut. "Jangan tunggu rakyat marah. Presiden harus aksi," ujarnya.

Wakil Ketua Badan Pekerja Indonesia Corruption Watch Emerson Yuntho mengungkapkan, Presiden tak hanya bisa mengeluarkan perintah tegas, tetapi juga memerintahkan Polri untuk menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi karena Polri dinilai lamban.

"Presiden bisa bilang menyerahkan penanganan kasus Gayus kepada KPK. Secara politik dan hukum, itu bisa dilakukan," ujarnya. Pengalihan penanganan kasus itu kepada KPK dianggap solusi terbaik saat ini.

Secara politik, lanjut Emerson, Presiden bisa mengeluarkan instruksi presiden. "Ya, anggap saja tambahan 12 instruksi yang sudah dikeluarkan. Inpres ini memerintahkan Kapolri agar menyerahkan kasus Gayus kepada KPK," tuturnya. Secara hukum, KPK dengan fungsi supervisinya bisa mengambil alih karena Polri dinilai berlarut-larut menangani kasus itu.
READ MORE ~>> Ketegasan dan komitmen

Kamis, 13 Januari 2011

Lima prajurit NATO

Lima prajurit NATO tewas di Afganistan, Rabu (12/1/2011). Empat tewas dalam ledakan-ledakan bom bergaya Taliban dan seorang lagi dalam serangan gerilya, kata Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) pimpinan NATO.

Tiga prajurit tewas dalam ledakan bom rakitan IED di Afganistan timur, sedangkan prajurit keempat tewas dalam serangan serupa di daerah selatan negara itu, kata aliansi itu. ISAF mengatakan kemudian, prajurit kelima tewas dalam serangan gerilya di Afganistan timur. Demikian catatan online Nggo Kontes tentang Lima prajurit NATO.
READ MORE ~>> Lima prajurit NATO

Rabu, 05 Januari 2011

Direktur Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen

Direktur Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen (LAPK) Farid Wajdi menilai Lion Air arogan jika tetap meladeni proses hukum yang dilakukan calon penumpang karena menerima tiket palsu. Sikap itu sama saja dengan mengkriminalisasikan pelanggan. Menurut dia, model komunikasi maskapai penerbangan ini dengan konsumen sangat buruk. Seharusnya jika ada protes atau keluhan sekecil apapun harus diselesaikan secara internal, bukan malah melaporkan ke pihak kepolisian.

“Lion Air seharusnya menyelesaikan masalah ini secara baikbaik, bukannya malah meladeni proses hukum dari konsumen dengan menuduh balik dan melaporkan ke kepolisian. Itu jelas sangat arogan bagi perusahaan yang mengedepankan jasa dalam bisnisnya,” katanya kepada media massa, kemarin. Jika Lion Air balik melaporkan ke kepolisian, lanjut dia, hal itu menunjukkan ketidakmampuan memberikan pelayanan prima kepada pelanggann.

Hal itu sama artinya bahwa perusahaan ini tidak profesional dan kurang bertanggungjawab kepada konsumen. Bahkan dapat saja dianggap perusahaan lebih mengedepankan pola provokasi dalam menyelesaikan masalah.“Kalau memang konsumen memecahkan kaca loket, pihak Lion Air harus melihat hubungan kausalitasnya.Itu terjadi karena konsumen mendapat tiket palsu yang sama sekali tidak diketahui pelanggan,”ujarnya. Sikap seperti ini juga menunjukkan maskapai tidak bertanggungjawab terhadap produknya sendiri. Seharusnya tidak perlu mencari siapa yang salah terhadap hal ini karena biar bagaimanapun berkaitan erat dengan produknya sendiri. “Kalau melaporkan kembali itu sama saja menampar ke diri sendiri.

Belum lagi masyarakat menilai bahwa relasi Lion Air tidak bagus,”katanya. Kasus ini berawal adanya kecurigaan terkait 19 tiket yang dimiliki AS Manalu, yang mengaku telah membayar lunas kepada Andi, seorang agen tiket dari In’s Tour and Travel yang berkantor di Jalan Soekarno-Hatta,Binjai. Saat diperiksa di counter sales Lion Air ternyata calon penumpang sesuai tiket yang dimiliki Manalu tidak terdata dalam reserver maskapai itu atau bisa dikatakan palsu. Tidak terima tiketnya disebut palsu,rekan AS Manalu emosi dan memecahkan kaca sales counter Lion Air Bandara Polonia. Selain itu mereka juga mendatangi Pos Polisi di Bandara Polonia untuk membuat pengaduan dengan membawa sejumlah bukti-bukti di antaranya print out tanda pembayaran tiket yang sah.

Rencananya, Manalu dan ke- 18 keluarganya akan kembali ke Jakarta dengan menggunakan Lion Air pada Senin (3/1) pukul 21.00 WIB,setelah menghabiskan liburan Tahun Baru 2011, di Medan. Sementara District Manager Lion Air Area Medan Juli Asvita berkelit, maskapainya tidak pernah mengeluarkan tiket atau apapun tanpa tanda bukti dari mereka. “Kami tidak pernah mengeluarkan tiket seperti itu.Kalaupun dia mau komplain seharusnya dia komplain kepada pihak travel tempat dia membeli,”katanya. Apabila Manalu ingin melaporkan kepada pihak kepolisian tentang penipuan tiket yang dialaminya, seharusnya dia melaporkan pihak travel tempat membeli tiket kepada polisi. “Bukan Lion yang dilaporkannya.

Apa salah Lion Air sehingga kami juga harus dilaporkan.Kami tidak punya hubungan apa-apa dengan travel bersangkutan,” tuturnya. General Manager PT Angkasa Pura (AP) II Bandara Polonia Medan Bram B Tjiptadi meminta masyarakat berhati-hati terhadap aksi penipuan dan diimbau membeli tiket di agen perjalanan yang resmi. “Ya kita cukup prihatin dengan peristiwa tersebut. Namun saat ini kasusnya kan ditangani pihak yang berwajib, jadi tunggu saja hasilnya. Tapi, saya hanya mau mengingatkan agar masyarakat teliti dan membeli tiket diagen resmi agar tidak jadi korban penipuan”ujarnya. Kepala Kepolisian Bandara Polonia Aiptu Saut Sihombing saat dikonfirmasi mengatakan, AS Manalu mengadukan di dua tempat yang berbeda. Untuk penanganan tiket yang dibelinya di kawasan Binjai sehingga membuat pengaduan di Polres Binjai. Sedangkan untuk kasus pencemaran nama baik atau perusakan, pihak Lion Air membuat pengaduan ke Polresta Medan.

“Tapi itu belum tahu juga, apakah jadi buat pengaduannya atau tidak. Karena sudah kita serahkan kepada pihaknya masing- masing,”ujarnya. Kapolsekta Medan Baru Kompol Saptono mengatakan pihaknya belum ada menerima pengaduan korban penipuan tiket dari maskapai Lion Air. “Belum ada laporannya Mas,”tambahnya. Sementara Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Fadillah Zulkarnaen membenarkan Lion Air telah datang ke Polresta Medan, tapi belum membuat pengaduan mengenai pemalsuan tiket.

“Seharusnya si korban yang membeli tiket palsu itu yang membuat pengaduan, karena dia yang dirugikan tiket palsu, tapi ternyata pihak Lion Air yang datang.Tapi enggak tahu jadi atau enggak mereka buat pengaduannya, karena belum ada laporannya, demikian catatan online Nggo Kontes tentang Direktur Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen.
READ MORE ~>> Direktur Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen
 
 
Copyright © 2013 Nggo Kontes All Rights Reserved
Khanza Aulia Shafira Nugroho Kanghari Animal World