Jumat, 11 Maret 2011

profesi makelar demo

Ronald (nama samaran) mengaku sudah dua tahun menggeluti profesi makelar demo. Selain pernah mendapat order dari pengusaha, dia juga mengaku pernah diminta mensukseskan seorang calon legislatif.

Tujuannya jelas, yakni merangkul massa guna mendapatkan suara untuk meloloskan caleg tersebut di parlemen. Dia mengisahkan, hal tersebut terjadi pada 2009 lalu saat masa kampanye.

“Seorang dari timses (tim sukses) menghubungi saya untuk proyek ini. Dia minta partai besar,” ujar Ronald saat ditemui okezone di Jakarta, belum lama ini.

Dia menjelaskan, permintaan massa kampanye untuk partai besar perlu melihat berbagai perangkat yang harus dipersiapkan. “Kita kumpulkan dulu massa-nya, menjelaskan begini-begini, juga visi misinya, dan tentu briefieng tugas mereka nanti akan seperti apa di lapangan,” jelasnya.

Ronald mengaku bahwa massa yang direkrutnya dominan berprofesi sebagai pedagang dan ibu rumah tangga. “Mereka lebih mudah dan penurut, nggak neko-neko,” imbuhnya.

Penurut yang dimaksud yaitu tidak pernah komplain soal bayaran yang diterima. Bicara soal bayaran, Ronald mengatakan beragam. Misalnya, pendemo yang membawa kendaraan sendiri dipatok biaya kisaran Rp100-150 ribu. Sedangkan yang tidak membawa kendaraan berkisar Rp50-75 ribu.

“Kalau yang bawa kendaraan itu kita kasih Rp100-150 ribu karena buat bensinnya sama rokok. Yang nggak (pakai kendaraan) juga sudah kami siapkan bus,” kata Ronald.

Ronald pun mulai menyusun strategi setelah berhasil merekrut orang. Yakni memberi arahan pada calon pendemo lalu mengantar mereka ke bus untuk berangkat kampanye. Kompensasi itu berlaku hanya untuk hari itu saja. Untuk menghindari kesalahpahaman, katanya, dibuat kesepakatan awal dengan mereka.

Lantas berapa keuntungan yang didapat Ronald? Jangan ditanya, pastinya dia enggan memaparkannya. Ronald lebih suka membeberkan soal apa yang diterima “anak buah” dadakannya itu. Selain upah, para pendemo mendapat suvenir berupa kaos dan atribut lain seperti topi dan pin bergambar caleg.

“Itu juga kita bagi-bagikan. Semuanya sudah disiapkan user. Kita kan hanya mengkoordinir di lapangan saja,” pungkasnya. Demikian catatan online Nggo Kontes tentang profesi makelar demo.
READ MORE ~>> profesi makelar demo

Selasa, 08 Maret 2011

Forum Pengkajian Aspirasi Guru Indonesia

Forum Pengkajian Aspirasi Guru Indonesia (FK-PAGI) meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menonjobkan sejumlah kepala sekolah (kasek) yang diduga bermasalah. Mutasi dikhawatirkan tidak akan berdampak pada perbaikan kinerja dan kualitas. Ketua FK-PAGI Samsuniang mengungkapkan, jika kasek yang bermasalah di mutasi ke sekolah lain, peluang terjadinya masalah yang sama tetap ada. Karena itu, dia meminta kasek yang masuk dalam daftar hitam dibebastugaskan. “Kalau dia bermasalah di tempatnya memimpin dan dipindahkan ke tempat lain,apakah ada jaminan tidak membuat masalah baru lagi? Sebaiknya dinonjobkan saja,”ungkap dia kepada media massa, kemarin.

Selain itu,FK-PAGI meminta mutasi kasek yang akan digelar Pemkot Makassar dilakukan objektif dengan mempertimbangkan kinerja. Kasek yang dipercayakan menjabat harus memiliki kompetensi. Samsuniang mencontohkan, SMP 6 yang hingga saat ini belum memiliki kasek,harus dijabat figur yang memiliki kemampuan berbahasa Inggris, sebab sekolah tersebut bertaraf Internasional.

Sementara itu, DPRD Makassar menyatakan, 60 kasek dari semua tingkatan pendidikan tidak layak menduduki jabatannya dan direkomendasikan untuk diganti. Alasannya, kasek yang bersangkutan tidak mampu menyelesaikan permasalahan di sekolah. Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Makassar Nasran Mone mengatakan, legislator telah mengirimkan rekomendasi pergantian sekitar 60 kasek yang dinyatakan tidak layak menduduki jabatan kasek.

Rekomendasi yang dikirim Dewan diakuinya telah melalui pengkajian terhadap persoalan- persoalan fatal yang terjadi di sekolah.“Banyak kasek yang tidak layak menduduki jabatan nomor satu di sekolah.Karena itu, Komisi D selaku mitra berhak merekomendasikan dan harus dipertimbangkan,” kata dia kemarin.

Kadis Pendidikan Pastikan Mutasi

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar Mahmud BM memastikan rencana mutasi kasek yang disampaikan bawahannya sehari sebelumnya. Menurut dia,semua proses seleksi calon kasek sudah dilewati bertahap dengan melibatkan beberapa stakeholder untuk menjaring nama-nama yang memiliki kualitas guna menduduki posisi tersebut.

“Proses yang dilakukan, yakni proses administrasi untuk melihat kualifikasi setiap calon, apakah memenuhi syarat atau tidak,” ujar dia saat memberikan keterangan persnya kemarin. Mengenai syarat-syarat yang dipertimbangkan, Disdik selalu berdasarkan sejumlah pertimbangan, seperti kualifikasi golongan kepangkatan serta tingkat pendidikan minimal strata satu. Selain itu, catatan prestasi, tingkat kapabilitas calon kasek juga menjadi ukuran masuk dalam seleksi kali ini.

”Sebenarnya proses seleksi ini sudah berlangsung cukup lama kami lakukan dengan melibatkan sejumlah stakeholder lain, seperti sekretaris dinas pendidikan dan sejumlah pengawas sekolah,”papar dia. Dia mengharapkan siapa pun nanti yang diberikan kepercayaan sebagai kasek, harus mampu menciptakan proses belajar-mengajar yang lebih efektif, terutama kesiapan saat menghadapi pelaksanaan ujian nasional. “Kasek terpilih haruslah sosok yang memiliki visi menciptakan generasi berkarakter global, sebagaimana visi Pak Wali untuk menjadikan Makassar sebagai kota dunia yang berlandaskan kearifan lokal,” kata dia. Demikian catatan online Nggo Kontes tentang Forum Pengkajian Aspirasi Guru Indonesia.
READ MORE ~>> Forum Pengkajian Aspirasi Guru Indonesia
 
 
Copyright © 2013 Nggo Kontes All Rights Reserved
Khanza Aulia Shafira Nugroho Kanghari Animal World