Selasa, 17 Mei 2011

Apel rutin Kepolisian Republik Indonesia

Ada yang tak biasa dalam apel rutin Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, hari ini. Pasalnya, mereka kedatangan motivator ternama, Mario Teguh. Ia didaulat memberikan motivasi kepada ratusan anggota polisi.

Apa saja yang disampaikan Mario Teguh pada para polisi? Bagi dia, kepolisian harus terus membangun citra dan mengenalkan sisi yang baik kepada masyarakat.

"Yang pertama, bagaimana upaya kepolisian membangun citra karena citra itu sudah baik, mengenai sisi baik. Semua organisasi punya masalah, tapi kita tidak bisa menunggu semua masalah selesai dulu," kata Mario Teguh.

Mario menambahkan, ada kesan yang didapatkan masyarakat bahwa polisi sebagai penegak hukum dianggap sebagai penghukum dan ditakuti oleh masyarakat. Padahal, tambah dia, polisi seharusnya terlibat dalam kehidupan masyarakat agar masyarakat mau menaati hukum tanpa harus takut kepada polisi.

"Jadi polisi terlibat dalam kehidupan masyarakat untuk membuat masyarakat tertarik menemukan keindahan dalam taat kepada hukum,"kata Mario.

Dia mengatakan, bahwa taat kepada hukum bukanlah keharusan namun, sebuah kebutuhan. "Karena dari kelahiran kita kan diilhamkan kebaikan dan keburukan dan lebih dari itu tidak ada orang jahat yang mengharuskan kebaikan pada keluarganya. Apalagi kita manusia-manusia baik yang hatinya baik."

"Jadi dalam pembicaraan tadi kalau kita (polisi) bicara pada publik bukan dari seragam tapi dari jiwa baik pribadi kepolisian. Karena sahabat kita yang tadi di lapangan juga jiwa-jiwa yang memiliki kekhawatiran, karena sahabat kita yang berada di lapangan memiliki keraguan. Kekhawatiran, ketakutan, kekhawatiran membiayai kehidupan di masa tua," lanjut Mario.

Yang tak kalah penting adalah, melihat kepolisian dari aspek sipilnya. "Melihat kepolisian dari sisi sipil bukan berarti polisi bebas dari kepolisian tapi bagaimana kita fokuskan membentangkan pada hal yang baik sebagai sebuah bangsa."

Itu juga berarti, menjaga keamanan adalah tugas bersama, bukan polisi semata. "Menjadikan Indonesia tempat yang aman dan baik untuk anak-anak sekolah dan bagi keluarga kita untuk pulang ke rumah dengan damai," kata Mario. Demikian catatan online Nggo Kontes yang berjudul Apel rutin Kepolisian Republik Indonesia.
READ MORE ~>> Apel rutin Kepolisian Republik Indonesia

Sabtu, 14 Mei 2011

Program Gerakan Peningkatan Produksi dan Mutu Kakao

Program Gerakan Peningkatan Produksi dan Mutu Kakao (Gernas Pro Kakao) di Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menuai sorotan. Wakil Ketua Komisi III DPRD Lutra Ibrahim, menilai program Gernas kakao di Luwu Utara hanya menghamburkan dana APBN dan APBD. Indikatornya, Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) selaku leading sector program sampai saat ini tidak mampu menjelaskan berapa jumlah peningkatan produksi kakao sejak program berjalan. “Hanya 1 hektare berhasil, Dishutbun sudah menyimpulkan sukses.

Sementara ribuan hektare tanaman kakao lainnya jauh dari harapan masyarakat,” ujar dia. Dia meminta Dishutbun bertanggung jawab atas anggaran yang diturunkan Pemerintah Pusat yang jumlahnya miliaran rupiah.Kepala Bidang Perkebunan Dishutbun Luwu Utara Imran mengatakan, sudut pandang antara DPRD dan Dishutbun dalam menilai program Gernas itu berbeda.

Namun, diharapkan segera ditemukan kesamaan setelah melakukan cross checkdi lapangan. “Anggota Dewan tidak salah,hanya perlu cross checkdi lapangan sehingga ada kesamaan pandang terhadap berhasil atau tidaknya program Gernas kakao,”tandas dia. Demikian catatan online blog Nggo Kontes tentang Program Gerakan Peningkatan Produksi dan Mutu Kakao.
READ MORE ~>> Program Gerakan Peningkatan Produksi dan Mutu Kakao
 
 
Copyright © 2013 Nggo Kontes All Rights Reserved
Khanza Aulia Shafira Nugroho Kanghari Animal World