Senin, 23 April 2012

karyawan PT Melati Tunggal Inti Rakyat

Puluhan karyawan PT Melati Tunggal Inti Rakyat (MTIR) mendatangi Gedung DPRD Makassar. Mereka menuntut pembayaran gaji dari perusahaan pengelola Makassar Mall tersebut yang menunggak dalam 10 bulan terakhir.

Kedatangan sekuriti, administrasi, teknisi, dan kolektor ini merupakan yang ketiga kalinya untuk memperjuangkan nasib 67 karyawan. Kuasa Hukum Karyawan PT MTIR, Mahmud meminta agar legislator dapat memediasi pekerja dengan manajemen. Menurutnya, hingga saat ini, karyawan masih berharap niat baik dari manajemen PT MTIR untuk membayarkan gaji mereka. Mahmud mengungkapkan, rata-rata gaji yang diberikan kepada karyawa setara dengan nilai Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp1,2 juta.

“Kami sudah sampaikan ke Dinas Tenaga Kerja untuk melayangkan teguran agar perusahaan segera membayar gaji karyawan yang totalnya mencapai Rp1,4 miliar. Jika memang belum bisa dibayarkan seluruhnya, pekerja siap dibayar secara berkala,”ungkapnya di depan legislator, kemarin. Salah seorang karyawan yang bekerja dibagian teknisi, Sahid menjelaskan, dirinya telah bekerja selama 17 tahun pada PT Anugerah Bahana Citra yang notabene anak perusahaan PT MTIR.

Menurutnya,sejak kebakaran Makassar Mall,Juni 2011 lalu, manajemen tidak pernah lagi memenuhi kewajiban membayar gaji karyawan. Sahid mengaku, sejauh ini, belum ada komunikasi antara karyawan dengan pihak manajemen terkait kejelasan nasib mereka. Terutama alasan tertunggaknya gaji dalam 10 bulan terakhir.

“Kalau perusahaan tidak memiliki uang setidaknya karyawan dilibatkan dalam pembongkaran bangunan yang notabene merupakan aset perusahaan. Bangunan yang dibongkar itu bisa dijadikan uang untuk dibayarkan ke karyawan,” jelasnya,kemarin. Karena itu, ia meminta Dewan untuk memfasilitasi pertemuan antara karyawan dengan manajemen. Menurutnya, nasib 67 karyawan yang sebelumnya bekerja terkatung-katung tanpa kejelasan pembayaran gaji.“Hingga saat ini dari pihak MTIR tidak pernah mau menemui karyawan,”tegasnya.

Menanggapi hal tersebut. anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat, Erna Amin mengungkapkan, DPRD telah mengundang manajemen PT MTIR sebanyak tiga kali. Namun, tidak pernah ada niat baik dari pengelola Makassar Mall untuk membicarakan masalah yang dihadapi bersama Dewan. “Sepertinya memang tidak ada niat baik dari pengelola. Kami merasa dilecehkan sebagai Dewan. Seandainya menajemen mau datang, kita akan tahu persoalan yang dihadapi MTIR,”katanya.

Kendati demikian, pihaknya akan meminta kepada komisi untuk mengundang kembali PT MTIR untuk membicarakan masalah tersebut. Ia mengancam, jika manajemen kembali mengabaikan panggilan tersebut, DPRD akan meminta aparat kepolisian untuk menjemput paksa direktur PT MTIR. “Kita harus tegas pak, jika memang dia belum juga datang, sebaiknya kita meminta bantuan dari pihak kepolisian,” katanya.

Sementara itu Kepala bidang (Kabid) Hubungan Industri dan Syarat Kerja Disnaker Kota Makassar, Ratna Makka mengatakan, pihaknya telah menyurati pengelola Makassar Mallnamun diabaikan oleh manajemen. Masalah yang dihadapi karyawan dengan pihak pengelola akan kami serahkan sepenuhnya ke DPRD tetapi kami tetap mengawal, kami tidak akan lepas tangan,”terangnya.
READ MORE ~>> karyawan PT Melati Tunggal Inti Rakyat

Selasa, 17 April 2012

Mengantisipasi Konvoi Siswa SMA 2012

Mengantisipasi konvoi siswa sekolah menengah atas (SMA) usai Ujian Nasional (UN) yang berakhir Rabu (18/4) hari ini, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar menyiagakan 220 personil polisi lalu lintas (Polantas). Polantas akan ditempatkan pada sejumlah ruas jalan utama yang menjadi jalur konvoi siswa seperti Jalan Urip Sumoharja, Jalan Ratulangi, Sudirman, Bawakaraeng, Veteran, Sultan Alauddin, dan Jalan AP Pettarani. “Selain Polantas, kami juga menyiagakan personil dari satuan Shabara bersama anggota Polsek yang telah ditempatkan masing-masing sesuai dengan wilayah kerjanya. Intinya adalah pengamanan dan meminimalisir konvoi siswa,” ungkap Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar AKBP M Hidayat, kemarin.

Menurutnya, jika terjadi konvoi siswa, pihaknya akan melakukan upaya memecah konsentrasi sehingga pengamanan bisa dilakukan. Siswa yang kedapatan melakukan konvoi akan dikenakan sanksi sesuai dengan undang-undang lalu lintas. Apalagi, pengalaman tahun-tahun sebelumnya, konvoi usai UN identik dengan pelanggaran lalu lintas. “Jelas akan ditindak tegas karena itu melanggar peraturan. Mudah-mudahan langkah antisipasi yang kami lakukan bisa meminimalisir adanya aksi konvoi siswa usai UN,”katanya. Berdasarkan jadwal, untuk UN tingkat SMA, akan berakhir hari ini. Sementara, untuk sekolah menengah kejuruan (SMK) lebih lambat satu hari yakni Kamis (19/4) besok.

Sekolah Siapkan Band

Sementara itu, memasuki hari ketiga UN,sejumlah sekolah mempersiapkan kegiatan seni bahkan menyewa band untuk digunakan siswa. Hal ini diharapkan mampu meminimalisir tradisi konvoi usai ujian. Kepala SMA Negeri 2 Makassar Herman Hading mengatakan, pihaknya telah menyiapkan perangkat band yang akan dipasang di depan sekolah, agar siswa bisa menyalurkan bakat seni dan tidak melakukan konvoi.

“Sesuai instruksi wali kota, kami menyiapkan band. Siswa bisa menggunakannya sebagai bentuk kegembiraan usai melewati UN,”katanya. Senada, Kepala SMK 4 Hasnah Baharuddin mengungkapkan, sejak hari pertama ujian, siswa pada sekolah yang di pimpinnya dilarang menggunakan motor. Bahkan, pada hari terakhir UN, pihaknya melarang siswa membawa tas. “Siapa tau di dalam tas ada cat semprot dan semacamnya. Ini untuk menghindari aksi coret- coret. Sebelum ujian, barang bawaan siswa akan di periksa,” jelasnya. Di hari terakhir ujian juga pihaknya telah menyediakan hiburan bahkan di sponsori oleh salah satu produsen motor. Dengan demikian,siswa diharapkan tidak tertarik melakukan konvoi.
READ MORE ~>> Mengantisipasi Konvoi Siswa SMA 2012

Minggu, 08 April 2012

Posisi Incumbent Syahrul Yasin Limpo Masih Kuat

Posisi incumbent Syahrul Yasin Limpo masih kuat untuk memenangkan Pilgub Sulsel 2013. Berdasarkan hasil survei terbaru Adhyaksa Supporting House, Syahrul berada di posisi pertama untuk tingkat kepantasan. Posisi Syahrul yang saat ini memimpin Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, jauh lebih unggul dengan nilai kepantasan 91% dibandingkan rivalnya Ilham Arief Sirajuddin yang hanya memiliki kepantasan 52%.

Meski demikian, Syahrul harus tetap waspada selama delapan bulan jelang pemilihan. Alasannya, jika kepantasan Ilham digabungkan dengan pasangannya Aziz Qahhar Mudzakkar, angkanya bisa mengimbangi. Aziz yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dua periode itu, memiliki persentase kepantasan sebanyak 45% atau berada di bawah dua bakal calon wakil gubernur pendamping Syahrul, yakni Agus Arifin Nu’mang 51% dan Moh Roem 48%.

“Survei kami ini digelar pertengahan Maret 2012 dengan melibatkan 864 responden yang tersebar di 24 kabupaten/- kota. Survei ini menggunakan multi stage random samplingdengan margin error 4,8%,” ungkap Direktur Adhyaksa Irfan AB dalam rilisnya, kemarin. Seperti diberitakan sebelumnya, nilai kepantasan Syahrul itu berbanding lurus dengan tingkat kepuasan warga terhadap kinerjanya selama empat tahun terakhir, yakni 81,5%. Masing-masing meliputi, pendidikan gratis 74,5% dan kesehatan gratis 79,8%. Terkait elektabilitas kandidat, Adhyaksa yang selama ini dikenal sebagai lembaga survei dan konsultan politik Syahrul, belum membeberkan persentasenya, dengan pertimbangan tingkat kepantasan yang ingin ditonjolkan.

Menanggapi survei itu, pasangan Ilham-Aziz melalui Ketua Divisi Publikasi dan Informasi DPD Partai Demokrat Sulsel Syamsu Rizal tidak mempersoalkan jika kepantasan Wali Kota Makassar dua periode itu masih berada di posisi kedua. Menurutnya, semua lembaga survei memiliki hak mempublikasikan hasil penelitiannya. “Lagian Ilham-Aziz itu bukan incumbent. Jadi wajar saja kalau masih berada di posisi kedua. Tapi saya kira,kami juga punya patokan survei tersendiri,” ujar Rizal saat dimintai komentarnya, kemarin.

Rizal yang ditunjuk sebagai juru bicara tim pemenangan Ilham-Aziz ini, mengakui bahwa jajarannya sudah mengantongi beberapa pemetaan dukungan di masing-masing daerah, berdasarkan survei internal. Apalagi, pihaknya sudah menandatangani kontrak dengan salah satu lembaga survei profesional dan independen, yang hasilnya diyakini lebih objektif terkait kecendrungan warga.“Itu yang menjadi ukuran kami nanti. Hasil survei selalu kami jadikan sebagai masukan,” tutur Ical, sapaan akrab Syamsu Rizal. Saat ini, baik kubu Syahrul maupun Ilham,sudah didampingi konsultan pemenangan level nasional.

Dapur strategi pemenangan Syahrul dikelola oleh Jaringan Suara Indonesia (JSI) dan Lingkaran Survei Indonesia (PT LSI), ditambah Adhyaksa Supporting House yang dikendalikan Irman Yasin Limpo. Sementara Ilham-Aziz, dikabarkan mendapat pendampingan dari Fox Indonesia dan Lembaga Survei Indonesia (LSI) serta Batu Putih Syndicate atau konsultan lokal yang dikelola kakak kandung Ilham, Syamsul Bahri Sirajuddin.
READ MORE ~>> Posisi Incumbent Syahrul Yasin Limpo Masih Kuat
 
 
Copyright © 2013 Nggo Kontes All Rights Reserved
Khanza Aulia Shafira Nugroho Kanghari Animal World