Selasa, 28 Mei 2013

Microsoft Corporation

Microsoft Corporation akan menghadirkan pembaruan sistem operasi Windows 8 yang disebut "Windows Blue" pada akhir 2013, demikian dikatakan Kepala Pemasaran Microsoft Windows, Tami Reller. Reller, seperti dukutip AFP, mengatakan Microsoft telah menjual lebih dari 100 juta lisensi Windows 8 dan akan meluncurkan Windows Blue (Windows 8.1) setelah menerima masukan para pengguna sistem operasi perangkat berlayar sentuh itu.

"Windows Blue akan mengusung inovasi terbaru bagi semua varian ukuran perangkat pabrikan, varian layar, varian durasi baterai dan kemampuan, serta menciptakan peluang baru bagi ekosistem kami," kata Reller. Sejumlah analis teknologi AS mengatakan Microsoft terpaksa bereaksi akibat adopsi Windows 8 yang lambat di pasar.

"Blue didesain untuk menanggapi alasan dibalik adopsi bisnis Windows 8 yang lambat dan memotivasi pengguna XP yang tertinggal," kata Analis Enderle Group, Rob Enderle. Sementara, Pimpinan Microsoft Windows, Julie Larson-Green seperti dilaporkan The Verge, menyatakan perusahaan yang bermarkas di Redmond Washington AS itu akan mengapalkan versi Windows 8.1 untuk pengembang pada akhir Juni. Penampilan sekilas Windows Blue sempat muncul di Internet yang membuktikan perubahan dari Windows 8 seperti tombol Start di tampilan pengguna antar-muka dan Snap Views.
READ MORE ~>> Microsoft Corporation

Jumat, 24 Mei 2013

Pengakuan Soeripto

Anggota Majelis Pertimbangan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Soeripto mengaku pernah dimintai tolong oleh seorang pengusaha untuk melobi Menteri Pertanian Suswono. Lobi itu mengenai penambahan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian.

"Saya kenal dia. Tapi, saya bilang, itu bukan kompetensi saya. Bisa dilihat apakah saya minta itu kepada Menteri Pertanian," kata Soeripto, usai diperiksa penyidik di kantor KPK, Jumat 24 Mei 2013. Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Luthfi Hasan Ishaaq dalam dugaan suap kuota impor daging sapi itu.

Kabarnya, perusahaan milik pengusaha itu menjadi rekanan di Kementerian Pertanian, sebelum akhirnya digantikan oleh PT Indoguna Utama. Sementara itu, mengenai namanya sering digunakan oleh pengusaha tertentu dalam melobi Mentan dan pejabat terkait dalam pengurusan impor daging, Soeripto mengaku tidak mengetahuinya. "Saya enggak tahu," ujarnya.

Meski demikian, lanjut Soeripto, dia merasa dirugikan oleh pengusaha yang memakai namanya dalam mengurus kuota impor daging. "Saya akan cermati dulu, seberapa jauh klaim-klaim itu tidak melanggar hukum," imbuhnya.

Baca juga: Zodiak Sagitarius Hari Ini.
READ MORE ~>> Pengakuan Soeripto

Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia Bersembunyi

Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia (ITI), Sukotjo Sastronegoro Bambang, terus 'bernyanyi' soal dugaan korupsi pengadaan simulator SIM anggaran 2011 saat bersaksi di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Jumat 24 Mei 2013. Sukotjo mengungkap istilah 'kaliber' dan 'brownies.'

Dua istilah ini keluar saat dia menjelaskan aliran dana Rp50 juta kepada Wakil Kepala Korps Lalulintas Polri saat itu, Brigjen Pol Didik Purnomo. Uang itu untuk memuluskan komunikasi antara Sukotjo dengan Kakorlantas saat itu, Djoko Susilo.

Menurutnya, uang itu diberikan kepada Didik atas permintaan staf Korlantas bernama Nyoman dan Heru. Kedua staf itu, masih kata Sukotjo, beralasan Wakorlantas kurang diperhatikan oleh Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (CMMA), Budi Susanto. "Nyoman dan Heru bilang, Budi tidak pernah memperhatikan Didik. Diperhatiin lah, kasih dana. Sekali-kali bawa kaliber 50 atau 100," ujar Sukotjo mengutip perkataan Heri dan Nyoman.

Sukotjo menjelaskan yang dimaksud kaliber 50 adalah uang senilai Rp50 juta, sedangkan kaliber 100 adalah Rp100 juta. Kemudian Sukotjo menyiapkan uang senilai Rp50 juta untuk Didik. Uang itu dikemas dalam kardus brownies. "Saya bilang sudah ada nih barangnya. Kemasannya oleh-oleh Bandung dalam brownies. Diantar Pak Indra ke ruangan Pak Waka," ungkap dia. Masalah uang Rp50 juta untuk Didik ini masuk dalam dakwaan Djoko Susilo. Jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi menyebut, Didik menerima Rp50 juta dari proyek simulator SIM.

Ping: Biro Jasa Perijinan.
READ MORE ~>> Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia Bersembunyi

Jumat, 03 Mei 2013

Microsoft Corporation

Produsen sistem operasi Windows, Microsoft Corporation, tengah bersiap untuk mengembalikan tombol Start pada sistem Windows 8.1, menyusul adanya permintaan dari para penggunanya. Narasumber anonim Microsoft, seperti dilansir The Verge, mengatakan pembaruan dari tampilan Metro pada Windows 8 itu mengikuti rencana pembaruan proses awal operasi (booting) yang langsung menuju layar desktop lama seperti pada Windows 7 dan versi Windows sebelumnya.

Windows 8.1, yang juga disebut Windows Blue, semula dikembangkan perusahaan asal Redmond Washington AS tanpa ada tombol Start ataupun booting ke tampilan lawas dan masuk ke tampilan Metro. Namun, pengembalian tombol Start pada OS Windows 8.1 tidak diikuti menu awal (Start Menu) yang muncul setelah pengguna meng-"klik" tombol berbentuk empat kotak bersusun itu.

Penghapusan tombol Start, sebut The Verge, menjadi salah satu kontroversi perubahan tampilan Windows 8 dibanding versi Windows sebelumnya bagi konsumen. Sebanyak 1,5 juta pengunduh tampilan Pokki, layar komputer OS Windows yang menyerupai Windows 8 tapi dengan tombol Start, tetap menginginkan versi resmi tombol Start dan Start Menu di Windows 8 dari Microsoft.

Microsoft juga mengaku telah membuang masukan dari para pengguna Windows 8 di Customer Experience Improvement Program yang mencakup pengembalian tombol Start. Tampilan Windows 8.1 dengan tombol Start mungkin akan diperlihatkan Microsoft pada konferensi para pengembang Windows di San Francisco akhir Juni.

Baca juga: Spesifikasi Dell Vostro 5460 by Blog Kanghari.
READ MORE ~>> Microsoft Corporation
 
 
Copyright © 2013 Nggo Kontes All Rights Reserved
Khanza Aulia Shafira Nugroho Kanghari Animal World